
Dua Belas Jejak Budaya Lampung Ditetapkan sebagai Warisan Takbenda Nasional
Di tengah laju zaman yang kian cepat, Lampung kembali menegaskan bahwa ingatan kolektif dan tradisi masih berdenyut kuat di tengah masyarakatnya. Tahun 2025 menjadi penanda

Portal berita seni dan budaya yang mendukung pemajuan kebudayaan Indonesia

Portal berita seni dan budaya yang mendukung pemajuan kebudayaan Indonesia

Di tengah laju zaman yang kian cepat, Lampung kembali menegaskan bahwa ingatan kolektif dan tradisi masih berdenyut kuat di tengah masyarakatnya. Tahun 2025 menjadi penanda

Bandar Lampung – Dewan Kesenian Lampung (DKL) melalui Komite Seni Rupa bekerja sama dengan Komite Musik sukses menyelenggarakan kegiatan seni bertajuk “Harmoni Warna & Suara:

Bandar Lampung, 30 Agustus 2025 – Acara “Harmoni Warna & Suara Bhinneka Tunggal Ika” yang digelar di Gedung Dewan Kesenian Lampung menghadirkan suasana penuh warna

Blambangan Umpu — Sebuah forum bertema “Sastra Lokal dan Warna Lokal: Mak Lebon Lampung di Bumi” digelar di Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Kamis (21/8/2025).

Kotabumi — Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung (DKL) bekerja sama dengan Dewan Kesenian Lampung Utara (DKLU) dan Dewan Kesenian Way Kanan (DKWK) kembali menggelar diskusi

Bandar Lampung — Bahasa Lampung menjadi isu utama dalam Temu Wacana Dewan Kesenian se-Provinsi Lampung 2025 yang digelar di Hotel Hexton, Bandar Lampung, Kamis (31/7).

Magelang — Di kaki Gunung Merapi, ketika bulan purnama Sura menggantung di langit Desa Sumber, denyut seni rakyat kembali menyatu dengan tanah, ladang, dan ingatan.

Bandar Lampung – Peringatan Hari Tari Dunia (HTD) 2025 di Lampung berlangsung meriah dan penuh energi. Selama lebih dari 12 jam, Sabtu (3/5/2025), Gedung Kesenian

Bandar Lampung – Satria Bangsawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kesenian Lampung (DKL) periode 2024–2028. Pengukuhan kepengurusan tersebut berlangsung di Gedung Pertunjukan DKL, PKOR Way

BANDAR LAMPUNG – Di bawah naungan rimbun pepohonan Wira Garden, aroma tanah lada seolah memanggil pulang para penggiat seni Lampung untuk berkumpul dalam sebuah perhelatan